>> Survey Berhadiah <<Download & Install Disini

3 Puisi menyentuh hati, berjudul Kecemburuanku, Takut & Rindu

3 Puisi menyentuh hati, berjudul Kecemburuanku, Takut & Rindu

 

Kecemburuanku

 

Untuk malam ini kembali aku bertanya kepada bulan yang sinarnya begitu terang
wahaiii.. bulan… Apakah disana dia sudah terlelap dalam mimpinya yang membuai malam

Dimana setiap tanganku yang basah ini menengadah meminta Tuhan selalu menjaga-Nya
Dari segala apa yang membuat aku dan dirinya menyalahkan kata

Andai jarak ini tak membiarkan kita saling menyendiri menikmati sepi
tentu disini kudapat melihat gemuruh tawa dengan besitan rindu dihati

Maafkan untuk diriku yang selalu membuatmu begitu terganggu
Dimana kadang tiba – tiba cemburu itu menggelayuti relung kalbuku
Hingga membuat aku tak mampu membendung rasa kekhawatiranku untuk takut kehilanganmu

Setulusnya Aku menyanyangi dan mencintaimu sayang….
Kau tahu..?? Mungkin,akan ada saat dimana kau merasa kenyang dengan semua sikap berlebihan yang kutunjukkan

Kaupun akan pula membiarkan aku dengan sikap yang harusnya tak kulakukan
Namun semua itu akan terkikis dengan yang namanya CINTA

Iya.. CINTA KITA..!!
Cintamu yang nanti akan mampu meleburkan segala keegoisanku
cintamu pula yang mampu membuatku tak selalu mencemburuimu
Karena aku yakin segenap hati dan jiwamu sudah menjadi satu
satu dari tulang rusuk yang tak akan pernah pergi dari hidupku

 

 

 

Takut

Entah sebenarnya apa yang ingin kutuliskan
Aku hanya ingin mengatakan bahwa malam ini ada dia yang sangat ku rindukan
Seorang laki laki yang kini kabarnya tak pernah ku ketahui
Sedang bayang indahnya masih tersimpan rapi di mata hati

Maaf untuk aku yang kini tak mampu menjadi teman dari setiap malam
Aku yang lebih memilih untuk menikmati kesendirian
Itulah caraku mencintaimu………..!!!!!
Satu dari beribu cara yang memberikan  rasa pilu

Kalau ditanya tentang sakitnya? tentu sangat sakit
Aku tidak mau saja jika nantinya melepasmu adalah hal yang tersulit
Aku hanya takut saja kedua mataku tak mampu melihat rupawannya laki laki lain selain kamu
Ingatanku yang kutakuti akan selalu meronta memninta kau tetap disini
Sedang bibirku tak akan mampu lagi untuk meyudahi
Segenap raga,jiwa,hati dan cinta yang masih untuk kau semua

 

Baca juga: Puisi sang mawar tak lagi merah & penggalan episode yang tertunda 

 

Rindu

Aku tidak tau bagaimana dengan keadaan dimalam ini
Hanya saja dapat kurasa dinginnya mampu meresap menembus pori pori
Sedang kupandangi terangnya sinar lampu bak bola mata yang tak berdebu
Sementara rintihan jemariku menuliskan apa yang kini kurasa padamu

Tiba tiba Hatiku terasa sakit namun kali ini tak berdarah apalagi berbentuk luka
Sesak membelit nestapa jiwa yang hampa tanpa rasa bersalah sedikit saja
Nafasku seolah memburu saat kudapati ini hati menjerit memanggil satu nama
Namamu yang selalu kusebut ketika aku mengadu pada Tuhan pemilik semesta

Sementara air mata tak berdosa tetap mengalir deras seolah mencari dimana akhir dari setiap tetesnya
Dan untuk malam ini sungguh rinduku tumpah berserakan untuk kau yang ku cinta
Dinding hati yang selama ini kubangun tinggi seketika hancur saat ombak rindu itu menghampiri
Sedang badai ketegaran yang setiap malam kutangguhkan kini dengan ikhlas menyudahi keganasan ego diri sendiri
Sebab rindu yang selama ini tertimbun ketegaran,berakar keegoisan,dan bergantung ketabahan hadir untuk satu nama dimasa aku pernah terlukai.

 

 

Oleh: Kirana Dewi

Seberapa suka anda dengan artikel ini?
Sending
User Review
0 (0 votes)
Silahkan like & bagikan ke media sosial kesayangan anda

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Beritahu saya